C.51 yang kutemui dikampusku yg aneh bin ajaib ini sebenernya hampir sama dengan Vaganza, BETI lah !! However, Vaganza still the best..hehehe
Back to the topic, C.51 secara resmi muncul pada September 2010 silam (tanggalnya lupa, :D). Pertama tau aku jadi penghuni C.51, lumayan senenglah secara nemu temen baru lagi. Meskipun sebenernya ada beberapa orang yang sudah kukenal duluan. Dan mungkin karena saking kurang kerjaannya, hal yang pertama kulakukan waktu harii pertama masuk kuliah adalah bikin list nama-nama orang yang pertama kali kuketahui (hahahaha).
Hari berganti, semester satu terlalui tanpa banyak hal yang bisa diceritakan. Paling soal senior yang ikut di mata kuliah Pengantar Pendidikan, dan Agama doank. Tidak lupa soal perang debatku dengan kak Jusuf (senior yang ikut di mata kuliah Pengantar Pendidikan itu, dan insist kalo namanya harus pake J) sampe bikin aku hampir nangis saking marahnya :") dan kak Rijal (yang ikut dimata kuliah Agama) yang super karismatik saat diskusi (tapi sayang karismatiknya gag sampe bikin aku ngefans kuq, :p). Oh iya, hampir lupa...Sejak semester ! ini, aku udah mulai "having cold war" sama salah seorang classmate, namanya *st*. Gag tau yah knapa dia begitu sensi sama aku :( padahal aku kan anak yang TIDAK SOMBONG lagi RAJIN MENABUNG :D.
Di semester 2, yang paling membekas adalah kenangan saat ABK (Ajang Bakat dan Kreativitas) dikampus, semacam PORSENI saat di SMA. Waktu ABK, aku dan Muh. Rifsal a.k.a Ichal (KeTi sejak semester 2 sampai saat ini) serta Fadli Khalil a.k.a Palli' (KeTi Semester 1, mantan KeTi) ngewakilin C.51 untuk Lomba Debat antar kelas. Entah karena faktor luck atau kami memang berkompeten, atau justru kualitas peserta lain yang dibawah kami #bangga.com, kami berhasil maju hingga Final. Dibabak final, kami melawan Trio Asrama, tim debat kampus yang pernah menang di Ajang Debat seAjjatappareng. Dan dengan bangganya, kami mampu menahan imbang mereka (keq pertandingan bola :D) sampe-sampe ada tie break. Karena kami junior yang menghargai senoior (ceile !!!) kami KALAH. hahaha
Dan kekalahan itu juga yang membawa kami masuk dalam pusaran masalah dengan ASPURA Kampus, ckck. Begini ceritanya,
Alkisah, saking gag maunya dibilang kalah, dengan santainya kami melenggang keluar dari kelas dan masih sibuk teriak-teriak soal topik debat yang tadi, masalah sarana dan prasarana kampus yang kuran memadai "kelas yang jorok", "kipas angin tua yg udah gag layak", "asrama berkarat"lah, "WC lumutan"lah, deelel deh pokoknya (jiwa SMAnya emang belum luntur). Dan itu juga yang jadi biang masalah, ASPURA kampus yang notabene bukan orang Sulawesi Selatan agak sensi ngedenger kalimat "berkarat". Mereka yang sebagian besar orang SulTra mendengarnya "bakkara'" yang artinya ANJ**NG (maaf kalo salah), nah dari situlah masalah berkembang, mereka nyangkanya kami memperolok mereka. Cerita punya cerita kami yang gag mengerti duduk persoalannya lkayak apa masih saja dengan innocentnya ke kampus dengan hati riang. Pas acara seni dimulai, kami yang ikut drakom (drama komedi) tampil selebay-lebaynya (meskipun akhirnya gag dapet juara sama skali) . Baru setelah selesai, muncullah si ASPURA kampus itu dengan tubuh-tubuh sempoyongan, mata-mata merah nyalang, mulut bau alkohol, menghadang kami di belakang panggung. Yang paling parahnya, karena gag biasa liat orang bertengkar keq gitu, aku malah sibuk nelfon ngadu sama orang yang baru kukenal plus nangis pula. Menghadapi ASPURA yang marah banget itu, kami ditemani oleh anak himpunan yang kebetulan adalah panitia ABK. Mereka jadi semacam penengah. Aku sih gag tau ceritanya sampe ending karena aku keburu ditarik sama temanku (Maya dan Ardi) keluar, mungkin mereka kasihan liat aku ketakutan. Sampe dirumah, aku ditelfon sama salah seorang teman, namanya Haskar, dengan serunya dia cerita kalo pelariannya tadi BETI (lagi) sama kejadian G30SPKI yg mesti lewat pagar besi larinya. dengan perasaan takut campur geli kami ngobrol soal itu hampir setengah jam. Oh iya, Thank to HmI yang mau menampung Fadli dan Haskar saat itu. :)
Cerita kedua di almost penghujung Semester 2, i have a big trouble with anak C.51. Ceritanya begini,
Alkisah, pas mata kuliah Telaah Matematika, saat aku presentasi bahan tidak ada satupun yang memperhatikan. Aku yang sudah unmood plus capek, plus telinga pengang (bahasa pribadi) saking ributnya anak-anak di kelas, aku MELEDAK !!! Sampe lempar marker, hampir nangis. Setelah itu aku menarik diri dari pergaulan dengan C.51, aku lebih sering gabung sama anak C.53 yang kukenal, aku bahkan mencari cara untuk pindah ke C.53, sampe konsul ke PA. Ditambah lagi banyak angin lewat yg berbisik tentang bagaimana gencarnya anak C.51 bergosip tentang diriku (berasa artis, hahaha). Aku yah tambah marahlah. Jadilah, selama sisa semester aku jadi semacam "hantu" kelas yang datang gag ada yang perhatiin dan sama sekali gag memperhatikan apa-apa. Dan entah kenapa aku melunak sendiri, haha ketidakkonsistenan diri.
Semester 3 hadir tanpa cerita baru (belum).
So, enough for this time.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar